Sales Funnel

Definisi Sales Funnel

Seperti yang dilansir melalui techtarget.com, sales funnel adalah representasi perjalanan pelanggan dari kesadaran terhadap produk, pembelian hingga menjadi pelanggan setia. Sales funnel menggambarkan proses ini sebagai saluran atau corong yang mempersempit jumlah calon pelanggan seiring dengan peningkatan level mereka dalam perjalanan tersebut.

Tahapan Sales Funnel

Untuk mencapai tujuan yaitu mengkonversi calon pelanggan menjadi pelanggan setia, sales funnel dibagi jadi empat tahapan, yaitu tahap kesadaran (awareness), pertimbangan (consideration), pembelian (purchase), dan retensi (retention). Mari kita ambil salah satu contoh studi kasus dari sebuah perusahaan bernama XYZ Clothing. 

XYZ Clothing adalah perusahaan fashion retail daring yang beroperasi secara eksklusif melalui platform e-commerce. Mereka memiliki beragam produk fashion untuk pria dan wanita, termasuk pakaian, sepatu, aksesoris, dan tas. XYZ Clothing ingin meningkatkan penjualan mereka dan menjangkau lebih banyak pelanggan potensial melalui strategi pemasaran digital.

Berikut implementasi sales funnel perusahaan XYZ Clothing:

  1. Tahap Kesadaran (Awareness)

XYZ Clothing memulai kampanye pemasaran dengan fokus pada meningkatkan kesadaran (awareness) merek mereka di kalangan target pasar. Mereka menggunakan berbagai saluran digital seperti iklan Google, media sosial (Facebook dan Instagram), dan konten blog untuk menarik perhatian calon pelanggan. Konten-konten tersebut berfokus pada tren fashion terkini, tips berpakaian, dan gaya hidup yang sesuai dengan minat target pasar mereka.

  1. Tahap Pertimbangan (Consideration)

Setelah menarik perhatian calon pelanggan, XYZ Clothing mengarahkan mereka ke dalam tahap pertimbangan. XYZ Clothing menyediakan konten yang lebih mendalam seperti ulasan produk, video tutorial tentang cara styling, dan panduan memilih ukuran yang tepat. Selain itu, XYZ Clothing memanfaatkan strategi retargeting untuk mengingatkan pengunjung situs web yang pernah melihat produk tetapi belum melakukan pembelian.

  1. Tahap Pembelian (Purchase)

Ketika calon pelanggan siap untuk melakukan pembelian, XYZ Clothing memastikan pengalaman pembelian yang mulus dan mudah. Perusahaan tersebut memperbaiki tata letak situs web mereka untuk memudahkan navigasi dan menampilkan opsi pembayaran yang beragam. Selain itu, XYZ Clothing menawarkan diskon atau penawaran khusus untuk mendorong konversi.

  1. Tahap Retensi (Retention)

Setelah pelanggan melakukan pembelian, XYZ Clothing berfokus pada mempertahankan hubungan yang baik dengan para pelanggan. Perusahaan itu mengirimkan email follow-up dengan informasi tentang pengiriman dan tawaran eksklusif untuk pelanggan yang setia. Selain itu, mereka memanfaatkan media sosial untuk berinteraksi dengan pelanggan, membagikan konten inspiratif, dan mengadakan kontes atau acara khusus.

Baca :   Pengertian, Kegunaan, dan Cara Mengatasi Keylogger yang Berbahaya

Melalui implementasi sales funnel dalam strategi pemasaran digital, XYZ Clothing berhasil mencapai beberapa pencapaian:

  • Meningkatnya lalu lintas situs web dan interaksi media sosial karena kampanye kesadaran merek yang efektif berkat penerapan sales funnel tahap awareness.
  • Penurunan tingkat tinggalkan keranjang belanja karena strategi retargeting yang berhasil.
  • Peningkatan konversi dan penjualan karena pengalaman pembelian yang ditingkatkan dan penawaran khusus.
  • Tingkat retensi pelanggan yang lebih tinggi karena upaya retensi yang terfokus dan hubungan pelanggan yang kuat.

Dengan demikian, penerapan dan fungsi sales funnel telah membantu XYZ Clothing untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital mereka dan mencapai tujuan penjualan mereka dengan lebih efektif.

Fungsi Sales Funnel dalam Menjangkau Lead

Salah satu fungsi sales funnel adalah untuk menjangkau dan menarik lead, atau calon pelanggan, ke dalam proses pemasaran. Berikut adalah cara sales funnel dapat mencapai hal tersebut:

  1. Pemahaman Target Market

Sales funnel memungkinkan bisnis untuk memahami dengan lebih baik siapa target pasar mereka. Dengan mengetahui siapa target pasar dan kebutuhan mereka, bisnis dapat menyesuaikan pesan pemasaran mereka untuk menarik perhatian calon pelanggan yang tepat.

  1. Pemasaran Konten

Salah satu cara untuk menjangkau lead adalah melalui pemasaran konten. Dengan menggunakan konten yang relevan dan bernilai, bisnis dapat menarik perhatian calon pelanggan potensial dan mengarahkannya ke dalam sales funnel.

  1. Penggunaan Media Sosial

Sales funnel memungkinkan bisnis untuk memanfaatkan media sosial sebagai alat untuk menjangkau lead. Dengan mengidentifikasi platform yang digunakan oleh target pasar mereka, bisnis dapat membangun kehadiran mereka di media sosial dan mengarahkan calon pelanggan ke dalam sales funnel.

  1. Email Marketing

Sales funnel memungkinkan bisnis untuk menggunakan email marketing sebagai alat untuk menjangkau lead. Dengan mengirimkan email yang relevan dan menarik, bisnis dapat membangun hubungan dengan calon pelanggan potensial dan mengarahkannya ke dalam sales funnel.

Manfaat Menggunakan Sales Funnel 

Sales funnel memiliki banyak manfaat dalam menjangkau konsumen baru. Berikut adalah beberapa manfaat utama menggunakan sales funnel dalam upaya menjangkau konsumen baru:

  1. Meningkatkan Konversi
Baca :   Usaha yang Jarang tapi Dibutuhkan dan Punya Potensi Besar 

Dengan memandu calon pelanggan melalui proses pemasaran yang terstruktur, sales funnel dapat meningkatkan tingkat konversi dari prospek menjadi pelanggan yang sebenarnya.

  1. Menghemat Waktu dan Sumber Daya

Dengan memiliki strategi pemasaran yang terstruktur, sebuah bisnis dapat menghemat waktu dan sumber daya yang diperlukan untuk menjangkau konsumen baru. Sales funnel memungkinkan mereka untuk fokus pada upaya pemasaran yang paling efektif dan menghindari pemborosan waktu dan sumber daya pada upaya yang tidak efektif.

  1. Membangun Hubungan dengan Pelanggan

Salah satu manfaat utama dari sales funnel adalah bahwa konsep ini memungkinkan bisnis untuk membangun hubungan yang kuat dengan pelanggan potensial. Dengan memandu pelanggan melalui proses pemasaran yang terstruktur, bisnis dapat memberikan nilai tambah kepada pelanggan potensial dan membangun kepercayaan dengan mereka.

  1. Meningkatkan Retensi Pelanggan

Dengan memahami kebutuhan dan keinginan pelanggan potensial, sales funnel dapat membantu bisnis untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik. Hal ini dapat mengarah pada peningkatan tingkat retensi pelanggan.

Peran WhatsApp Business dan WhatsApp CRM dalam Tahapan Sales Funnel

Tidak dapat dipungkiri, kegiatan berkomunikasi di zaman modern saat ini bergantung pada aplikasi messenger WhatsApp, termasuk dalam konteks berbisnis dan berjualan. Untuk mengakomodasi kebutuhan para pelaku usaha agar dapat berkomunikasi dengan pelanggan secara lebih optimal, WhatsApp meluncurkan WhatsApp Business. Saat ini, WhatsApp Business sudah dimanfaatkan oleh banyak bisnis di seluruh dunia, baik yang berskala kecil hingga besar. Fitur-fitur dasar yang dapat diakses di WhatsApp Business secara gratis dapat membantu bisnis melakukan prospek calon pelanggan hingga melakukan tindak lanjut penjualan. 

Namun, ada kendala lainnya yang kerap kali ditemukan oleh bisnis berskala menengah hingga besar. Volume calon pelanggan yang semakin tinggi menghubungi bisnis lewat WhatsApp Business membuat mereka kewalahan melakukan tugas berulang dalam menjawab para calon pelanggan, sementara masih ada tugas strategis lain yang mesti dilakukan. Karena kewalahan menjawab pertanyaan para calon pelanggan, bisnis juga menjadi kesulitan melakukan seluruh tahapan sales funnel dengan optimal. 

Baca :   Ada Apa WhatsApp From Facebook ? Ada apa ini?

Karenanya, integrasi akun WhatsApp Business dengan software WhatsApp CRM menjadi penting dilakukan untuk mengoptimalkan penerapan sales funnel. Dari beberapa software WhatsApp CRM unggulan yang beroperasi, ada Kommo yang menawarkan banyak fitur yang memudahkan bisnis menerapkan hampir seluruh tahapan sales funnel secara otomatis. 

Sales Funnel

Berikut fitur dalam Whatsapp CRM yang dapat berperan aktif dalam setiap tahapan sales funnel:

Tahap Awareness

  • Manfaatkan fitur pengelolaan daftar kontak potensial secara efisien yang dapat membantu bisnis di dalam WhatsApp CRM.
  • Bisnis dapat mengimpor kontak dari berbagai sumber dan mengelompokkannya sesuai dengan kriteria tertentu.
  • Pelacakan interaksi dengan prospek membantu dalam menentukan potensi konversi.

Tahap Consideration

  • Kirimkan pesan-pesan personal dan otomatis kepada lead untuk membangun hubungan dan minat.
  • Fitur pengiriman pesan otomatis memungkinkan untuk menjadwalkan dan mengirim pesan dengan konten yang disesuaikan untuk setiap lead
  • Fitur sales bot memungkinkan bisnis untuk otomatisasi proses pemasaran dan menjawab pertanyaan calon pelanggan secara cepat dan efisien. 

Tahap Purchase

  • Kelola proses penjualan dengan mencatat riwayat percakapan dan tindak lanjut yang terintegrasi.
  • Bisnis dapat mengirim penawaran khusus, diskon, atau informasi produk secara langsung kepada prospek melalui platform WhatsApp.
  • Manfaatkan fitur penagihan otomatis yang dapat memudahkan bisnis melakukan follow-up penagihan pembelian dalam kurun waktu tertentu.
  • Fitur pembuatan faktur secara otomatis juga memudahkan bisnis memberikan layanan penjualan yang lebih efisien dan praktis kepada pelanggan.

Tahap Retention

  • Fitur broadcast otomatis memungkinkan untuk melakukan follow-up secara sistematis kepada pelanggan yang telah melakukan pembelian.
  • Bisnis dapat memberikan promosi produk atau layanan baru secara berkala kepada pelanggan yang sudah ada untuk meningkatkan loyalitas dan retensi.
  • Dasbor yang terintegrasi memungkinkan bisnis untuk melacak kinerja kampanye dan melihat metrik yang relevan untuk mengoptimalkan strategi pemasaran selanjutnya.

Bisa disimpulkan bahwa sales funnel adalah konsep yang penting dalam pemasaran yang membantu suatu bisnis untuk menjangkau dan menarik konsumen potensial ke dalam proses pemasaran. Dengan memahami definisi, fungsi, dan manfaat dari sales funnel, bisnis dapat mengoptimalkan upaya pemasaran mereka dan mencapai kesuksesan yang lebih besar dalam menjangkau konsumen baru.