Daftar Isi
Beberapa pengguna Windows 10 melaporkan bahwa mereka selalu mendapatkan error dengan kode 0x800700aa yang berisi pesan “The service couldn’t be started”. Masalah ini terjadi ketika mereka mencoba menjalankan fitur scan atau pemindaian pada program Windows Defender. Sebagian ada yang melaporkan bahwa pesan error ini hanya tampil disaat membuka Windows Defender, namun ada juga yang mengatakan bahwa mereka hanya mendapatkan error semacam ini mulai dari startup atau saat awal komputer dihidupkan.

Penyebab Error Windows Defender 0x800700aa “The service couldn’t be started”
Mengingat permasalahan ini masih terjadi hingga saat ini, maka kami mencoba mencari tahu mengenai akar permasalahan dari error tersebut. Kami mengidentifikasi beberapa hal yang berhubungan dengan kode error 0x800700aa. Nah berikut ini beberapa hal yang kami temukan:
- File sistem yang corrupt: dalam kebanyakan kasus yang sering terjadi, kode error semacam ini akan muncul jika beberapa file dari sistem hilang atau corrupt sehingga akan berdampak secara langsung terhadap suatu program, dalam kasus ini tentunya berdampak pada Windows Defender. Untuk mengatasinya, anda harus mencoba menjalankan DISM, dan SFC scan untuk mengganti file yang corrupt dengan file baru. Lalu jika masalahnya cukup serius dan tidak dapat dipulihkan, maka harus melakukan prosedur clean install atau repair install.
- Konflik dengan aplikasi pihak ketiga: pada kondisi tertentu, anda mungkin melihat kode error seamcam ini saat terjadi konflik antara aplikasi pihak ketiga dengan Windows Defender. Mungkin anda menggunakan antivirus lain ataupun menggunakan program yang bertentangan dengan kerja Windows Defender itu sendiri. Apabila memang hal ini yang terjadi, maka kita dapat mengatasinya dengan menjalankan boot sistem melalui safe mode agar dapat menjalankan Windows Defender secara penuh tanpa pengaruh aplikasi pihak ketiga.
Tips Mengatasi Error Windows Defender 0x800700aa “The service couldn’t be started”
Apabila anda sudah mengetahui beberapa penyebab yang berpotensi menyebabkan error ini, maka langkah selanjutnya adalah dengan memperbaikinya dengan menggunakan beberapa metode di bawah ini:
Metode 1: Menjalankan SFC dan DISM Scan
Sejauh ini, penyebab utama dari error Windows Defender “The service couldn’t be started” adalah karena file sistem yang corrupt. Dengan ini, Windows Defender tidak dapat memanggil beberapa perintah seperti halnya saat sedang scan program tertentu.
Untuk mengatasi masalah ini, maka kita bisa menjalankan sepasang tool bawaan Windows yang dirancang secara khusus untuk memperbaiki error serta memperbiki file sitem yang corrupt. Kedua tool tersebut adalah SFC (System File Checker) dan DISM (Deployment Image Servicing and Management).
SFC (System File Checker) bekerja dengan cara mengganti file sistem yang corrupt dengan menggunakan salinan data arsip lokal. Sementara DISM bekerja pada komponen WU untuk mendownload file tertentu agar dapat menggantikan data yang rusak, hilang, atau corrupt.
Jadi SFC akan lebih baik dalam memperbaiki kesalahan logis pada sistem dengan mengganti cadangan data yang telah ada. Sementara DISM lebih baik dalam memperbaiki komponen yang berhubungan langsung dengan sistem operasi.
Sebenarnya kedua tool tersebut memiliki cara kerja yang hampir sama, namun kami merekomendasikan keapda anda untuk menjalankan keduanya secara bersamaan untuk memaksimalkan peluang dalam menangani error Windows Defender 0x800700aa.
Nah, berikut ini panduan singkat entang cara menjalankan SFC dan DISM secara bersamaan dengan memanfaatkan command prompt untuk mengatasi error Windows Defender 0x800700aa “The service couldn’t be started”:
- Buka Run dialog box dengan menekan tombol Win + R secara bersamaan.
- Ketikan cmd ada kolom yang muncul lalu tekan tombol Ctrl + Shift + enter untuk membuka command prompt (admin).
- Jika muncul jendela pemberitahuan seputar UAC (User Account Control) maka klk saja YES agar izin administrator pada command prompt diberikan.
- Dalam jendela elevate CMD, ketikan command berikut lalu klik enter jika sudah mengetik tiap barisnya
exe /online /cleanup-image /scanhealth
Dism.exe /online /cleanup-image /restorehealth
Catatan: untuk menjalankan perintah di atas, pastikan komputer sudah terhubung dengan koneksi internet karena akan dibutuhkan untuk mendownload file yang nantinya digunakan untuk mengganti file yang corrupt. Command “scanhealth” menunjukan bahwa sistem malakukan pemindaian penuh untuk menemukan file yang rusak, sementara “restorehealth” berguna untuk mengganti file yang telah discan sebelumnya.
- Jika proses scan dan restore sudah selesai maka restart komputer lalu lanjutkan langkah di bawah.
- Ulangi lagi langkah di atas mulai dari langkah pertama. Lalu pada langkah nomor 4, command / perintahnya diganti menjadi:
- sfc /scannow
Catatan: proses scan SFC ini bekerja pada kernel level. Untuk itu sangatlah penting untuk tidak menutup command prompt atau menganggu proses scaningnya. Apabila proses dilakukan dengan tidak sempurna atau ada kegagalan yang terjadi, maka akan berisiko dalaam menyebabkan error yang lebih banyak lagi.
- Setelah scan selesai semua, maka restart perangkat komputer dan lihat kembali apakah masalah sudah terselesaikan atau belum.
Metode 2: Refresh setiap File Corrupt Windows 10
Bila cara pertama tidak berhasil, itu berarti ada beberapa dasar permasalahan lain yang ikut membantu dalam menyebabkan masalah error 0x800700aa “The service couldn’t be started”. Untuk itu, yang harus kita lakukan adalah dengan melakuakn reset pada setiap komponen sistem yang berhubungan dengan instalasi Windows.
Ada dua cara yang dapat kita lakukan, yaitu:
- Clean install: cara termudah untuk mereset relevan komponen Windows karena secara langsung terjadi di GUI menu pada instalasi Windows 10. Seperti namanya, clean berarti kita akan mereset sampai benar-benar bersih, karena itu pastikan untuk melakukan backup ke memori ekternal agar tidak kehilangan data-data penting.
- Repair install: membutuhkan prosedur yang lebih ribet, namun repair install mengizinkan kita untuk mereset komponen Windows tanpa menghapus data penting yang ada dalam drive komputer. Disini kita membutuhkan instalasi media yang kompatibel agar dapat berjalan dengan baik.
Metode 3: Mengaktifkan Windows Defender dalam Safe Mode
Dalam kasus tertentu, eror semacam ini tidak bisa diselesaikan dengan menggunakan kedua metode di atas. Untuk itu kita perlu mengecek apakah ada aplikasi dan program pihak ketiga yang mengganggu jalannya dari Windows Defender atau tidak.
Beberapa pengguna menyatakan bahwa eror Windows Defender dengan kode 0x800700aa “The service couldn’t be started” dapat diatasi dengan mengaktifkan safe mode lalu mengaktifkan security suite disaat sistem tidak diizinkan menjalankan aplikasi pihak ketiga.
Disaat kita menjalankan safe mode, maka komputer akan melakukan perubahan konfigurasi dengan meminimalkan prosesnya. Beberapa file dan program seperti config.sys, beberapa driver, graphic driver, autoexex.bat, program pihak ketiga, dan sebagainya akan dimatikan sementara saat itu juga.
Jika anda meyakini bahwa ada driver atau aplikasi pihak ketiga yang mengganggu Windows Defender saat melakukan scanning, maka jalankan Windows 10 dalam safe mode lalu lihat apakah masih eror atau tidak.
Atau anda bisa mencoba menonaktifkan sementara running app dengan cara “end task” melalui control panel. Setelah dicoba ternyata Windows Defender tidak mengalami eror, maka itu berarti ada aplikasi yang menyebabkan masalah. Jadi aktifkan kembali satu per satu lalu coba cek Windows Defender tiap mengaktifkan aplikasi tertentu agar tau mana yang menyebabkan masalah dan mana yang tidak.
Semoga informasi yang tentang cara mengatasi eror Windows Defender 0x800700aa “The service couldn’t be started” dapat bemanfaat untuk anda. Sampai jumpa di artikel informatif berikutnya.