Daftar Isi
Pekerjaan menjadi freelancer saat ini banyak menjadi pilihan karena waktu kerja yang fleksibel. namun dibalik kemudahan tersebut, ada masalah yang tidak jarang dihadapi, terutama jika kurang pandai mengelola keuangan karena penghasilan yang tidak menentu. Sebenarnya hal ini bisa diatasi selama freelancer tersebut mempunyai tabungan yang cukup.

Kelebihan lain dari freelancer adalah kesempatan untuk mendapatkan penghasilan yang tidak terbatas jumlahnya. Dengan menabung saat pendapatan banyak termasuk mempunyai dana darurat, freelancer akan tetap bisa hidup sejahtera. Kamu yang ingin menjadi freelancer harus tahu apa itu tabungan dan bagaimana agar konsisten menabung.
Pentingnya Memiliki Dana Darurat untuk Freelancer

Bagi kamu yang tidak senang dengan jenis pekerjaan yang terikat waktunya, menjadi freelancer adalah keputusan tepat. Kamu bisa bekerja kapan saja dan dimana saja sesuai dengan job yang diambil. Semakin banyak job, pendapatan yang bisa kamu terima pun akan semakin bertambah.
Karena pekerjaan yang datang tidak menentu, freelancer dituntut untuk pandai mengelola keuangan, termasuk mempunyai tabungan yang cukup dan mempunyai dana darurat. Dana darurat sangat penting karena menjadi sumber keuangan yang bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan pada saat pendapatan berkurang.
Kamu harus mempersiapkan dengan baik supaya ketika pendapatan berkurang atau bahkan saat tidak ada job sama sekali, kamu tetap bisa memenuhi semua kewajiban finansial.
Cara Menghitung Dana Darurat yang Ideal untuk Freelancer
Untuk mengetahui kebutuhan bulanan yang harus kamu penuhi setiap bulan cukup mudah karena banyak pengeluaran yang memang rutin dikeluarkan. Apa pun kondisi keuangan kamu, pengeluaran tersebut harus terpenuhi terutama pengeluaran wajib seperti untuk sewa tempat tinggal, makan, membayar cicilan dan lain-lain.
Bagi orang yang bekerja kantoran akan mendapat penghasilan dengan pasti setiap bulan sehingga mudah mengalokasikannya untuk berbagai kebutuhan bulanan. Namun bagi freelancer tidak demikian. Kamu yang saat ini bekerja sebagai freelancer harus menyiapkan dana darurat. Cara menghitung dana darurat untuk freelancer:
- Hitung berapa pengeluaran bulanan
- Lihat data rata-rata job dan penghasilan dalam beberapa bulan lalu
- Pertimbangkan apakah kamu mempunyai asuransi
- Cek apakah ada kemungkinan pengeluaran besar di beberapa bulan mendatang
- Dari semua informasi tersebut kamu bisa mulai mengkalkulasi dana darurat yang harus disiapkan dengan mempertimbangkan pengeluaran dan potensi mendapatkan penghasilan dan menabung dana untuk keperluan tersebut.
Berkaitan dengan menabung untuk dana darurat, kamu perlu memperhatikan apa itu tabungan dan bagaimana caranya agar bisa konsisten menabung. Dengan demikian keinginan mempunyai sejumlah dana darurat lebih cepat terwujud.
Menghitung Dana Darurat Berdasarkan Profil Risiko
Cara menghitung dana darurat tidak ada ketentuan pasti, masing-masing tergantung kebutuhan. Namun kamu bisa membuat kalkulasi agar dana yang kamu siapkan mendekati kebutuhan tersebut. Dengan demikian ketika kamu membutuhkan tidak repot mencari tambahan dana.
1. Single
Untuk kamu yang masih single sebaiknya mempunyai dana darurat sebesar 3 sampai 6 bulan dari kebutuhan setiap bulan. Sebelum mulai menyiapkan dana darurat, kamu perlu membuat daftar pengeluaran apa saja dan berapa jumlahnya, selanjutnya kalikan 3 atau 6.
Asumsinya adalah kamu harus siap apabila selama dalam waktu 3 sampai bulan ke depan sama sekali tidak mempunyai penghasilan. Dengan dana tersebut selain dapat memenuhi kebutuhan pokok, kamu juga bisa membayar biaya berobat apabila sakit dan keperluan lain.
2. Menikah dan belum mempunyai anak
Bagi lelaki yang sudah menikah, kamu harus bisa menanggung biaya hidupmu dan pasangan. Dengan demikian jumlah dana yang harus kamu siapkan lebih banyak. idealnya kamu menyiapkan 6 sampai 9 kali pengeluaran bulanan.
3. Menikah dan mempunyai anak
Jika kamu sudah menikah dan punya anak, maka tanggungan lebih besar. Karena itu kamu harus menyiapkan dana dalam jumlah yang lebih banyak. semakin banyak dana darurat yang kamu siapkan tentu lebih baik. Sebaiknya kamu mempunyai dana darurat 9 hingga 12 kali pengeluaran bulanan seluruh anggota keluarga.
4. Contoh Perhitungan Dana Darurat untuk Freelancer
Setelah mendapat gambaran tentang dana darurat, kini saatnya mulai menghitung berapa yang harus kamu siapkan. Kamu perlu membuat asumsi pengeluaran bulanan dan dana darurat per bulan yang diharapkan. Sebagai contoh pengeluaran sebulan Rp. 5 juta dan ingin mempunyai dana darurat Rp. 7 juta. Contoh perhitungannya:
Rp. 5 juta x 6 bulan = Rp 30 juta
Dari angka ini kamu bisa tahu bahwa jumlah minimal dana darurat yang harus disiapkan adalah Rp 30 juta. Sedangkan dana darurat yang kamu harus siapkan adalah
Rp 7 juta x 6 bulan = Rp. 42 juta
Cara menyiapkan dana tersebut bisa dengan menyisihkan tabungan dan memasukkan ke rekening khusus, menjual aset yang tidak memberi manfaat maksimal atau mencari pendapatan tambahan.
Ketika mengumpulkan dana darurat, salah satu wadah yang optimal untuk dipilih adalah menabung di tempat yang terpercaya. Kamu bisa menabung di tabungan digibank by DBS yang menyediakan 20 Dompet Maxi.
Dengan Tabungan Maxi kamu bisa mendapatkan bunga yang tinggi per tahun. Selain itu, kamu juga akan semakin mudah untuk mengatur alokasi budget dengan lebih rapi di 20 dompet tersebut. Keuntungan lainnya kamu bisa mengubah namanya sehingga lebih bisa personalisasi.
Untuk proses buka rekening di digibank by DBS sangat mudah dan bisa dilakukan secara online!. Kamu bisa mendapat berbagai manfaat seperti atur rekening dan melakukan berbagai transaksi harian lebih praktis dalam satu aplikasi saja, termasuk jual beli produk investasi, mulai dari Reksa Dana hingga Obligasi.
Tunggu apalagi? Segera siapkan dana darurat dengan membuka tabungan di digibank by DBS. Cek di sini untuk lebih detailnya.