Tumeskecil – Charger asli dan charger palsu cukup sulit dibedakan. Sehingga kita terkadang terkecoh untuk membeli charger palsu.

Padahal charger palsu membawa dampak bahaya yang sangat besar baik bagi smartphone maupun diri kamu.

Jangan Anggap remeh charger palsu yang membawa dampak buruk bagi ponsel kamu. Banyak kasus-kasus mengerikan terjadi di tahun-tahun sebelumnya yang berhubungan dengan charger palsu, salah satunya adalah kematian.

Dalam artikel berikut kami akan membahas bahaya charger hp palsu.

Risiko arus pendek dan ledakan

Masalah ini adalah masalah yang kami anggap paling serius. Pasalnya, dampak ini menimbulkan bahaya yang cukup besar pada diri kamu.

 Jika kamu terkena sengatan listrik atau ledakan dari ini, jika masih untung kamu hanya terkena luka ledakan atau sengatan biasa. Namun, banyak juga kasus ledakan charger smartphone yang palsu menyebabkan kematian.

Charger palsu dibuat tanpa pengecekan kualitas, tanpa sertifikat kualitas dan keamanan dari badan resmi setempat, dan tanpa aturan keamanan/ safety guide yang jelas.

Karena tidak adanya atau bahkan kecilnya standar manufaktur, charger palsu lebih rentan terhadap kebakaran ataupun arus pendek.

Image : https://mybroadband.co.za/news/smartphones/186741-why-smartphone-batteries-have-started-catching-fire.html

Charger original saja yang diproduksi oleh brand ternama masih memiliki masalah dengan arus pendek meskipun jauh lebih kecil. Padahal merk tersebut sudah terdaftar pada badan sertifikasi keamanan resmi yang sangat ketat. Apalagi charger palsu yang tidak teruji?

Overheat

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, charger palsu bisa juga mengalami overheat/ panas berlebih.

Jika panas yang ditimbulkan tidak sampai meledakkan dirinya, bisa juga panas yang dihasilkan dapat membakar benda yang di sekelilingnya.

Biasanya charger palsu tidak dibangun dengan bahan kabel yang berkualitas, jadi kabel bisa juga terbakar mengingat letaknya paling dekat dengan adaptor.

Risiko Kerusakan Baterai Smartphone

Resiko kerusakan baterai smartphone menggunakan charger palsu lebih mudah menimpa kamu ketimbang terjadi ledakan atau kebakaran.

Penggunaan charger palsu yang tidak memiliki standar output yang sama dengan input smartphone membuat komponen baterai dalam smartphone lama kelamaan akan menjadi cepat aus yang berakibat pada semakin borosnya baterai smartphone, dan bisa saja komponen baterai Smartphone tidak dapat dicas lagi.

Baca :   Cek Kapasitas Powerbank Sebelum Take Off Atau Disita!

Jadi, penggunaan charger palsu dapat semakin memperpendek usia baterai kamu.

Smartphone Rusak

Bahaya menggunakan charger palsu smartphone selanjutnya adalah membuat smartphone kamu cepat rusak.

Hal ini dapat terjadi karena komponen dalam charger palsu bisa saja  mudah mengalami kerusakan akibat standar yang rendah.

Tentu hal ini juga berdampak pada smartphone kamu bisa saja smartphone kamu terkena arus pendek dari charger yang rusak tadi. Hal tersebut membuat komponen pada smartphone kamu menjadi rusak dan smartphone akan mati.

Port USB Menjadi ‘Lecet’

Setiap smartphone memiliki port USB yang sedikit berbeda, namun semua USB yang bertipe sama masih bisa memasuki port USB semua smartphone.

Meskipun sedikit berbeda, jika kamu menggunakan charger yang ber-USB bukan original maka lama-kelamaan port USB pada Smarphone kamu bisa rusak.

Sensitivitas Layar Smartphone Menjadi Kacau

Ketika kamu menggunakan charger palsu maka akan terjadi ketidaksesuaian pemasukan daya baterai.

Hal ini akan berdampak pada sensitifitas layar kamu karena pada charging menggunakan charger palsu, layar smartphone kamu mengandung banyak listrik statis yang mengakibatkan ketika kamu melakukan multitasking menjadi terganggu karena layar menjadi kacau.

Akibatnya ketika kamu chatting ketika kamu menjadi typo, klik kesana-kemari yang di-klik bukan yang diinginkan. Hal ini akan kamu alami ketika kamu menggunakan charger palsu.

Semakin Lama Ngecas HP

Charger palsu yang outputnya  tidak sesuai dengan input smartphone, output arus listrik pada charger lebih kecil mengakibatkan proses charging baterai semakin lama.

Kamu juga bisa mengakalinya dengan menggunakan charger palsu yang memiliki arus listrik yang lebih besar. Namun kembali lagi ke dampak nomor satu.

Charger palsu yang memiliki output yang besar lebih murah ketimbang charger original. Hal ini dikarenakan charger palsu menghilangkan komponen-komponen untuk kestabilan arus listrik, daya tahan, dan keamanan.


Tak Ada Tempat Komplain

Ada satu kesepakatan yang tidak dapat dihindari dari memiliki charger palsu yakni kamu tidak dapat komplain ke pemilik vendor charger tersebut.

Ini dikarenakan saat kamu mau beli charger palsu kamu tidak memiliki garansi pembelian. Jadi, jika saja kamu mendapatkan produk mereka yang cacat kamu hanya bisa pasrah dan membeli charger lainnya.

Baca :   2 Cara Menjalankan Android di PC/Laptop Tanpa Bluestack atau Emulator Lainnya

Solusi jika Charger rusak?

Kamu bisa mendapatkan charger baru dengan membeli ke vendor resmi charger sesuai merk smartphone kamu.

Jika saja vendor smartphone kamu tidak memproduksi charger original mereka, maka solusi yang kami sarankan adalah dengan membeli charger dengan brand ternama.

Rekomendasi charger original dengan brand ternama seperti Aukey, Anker, BlitzWold, Ugreen, Tonsmart, dan RAVPower.

Ciri ciri Charger Palsu

Tips memilih charger hp palsu adalah dengan mengetahui ciri charger palsu. Hal ini diperlukan agar kita dapat membedakan mana charger yang asli dan yang palsu.

Berikut ciri ciri charger palsu yang harus kamu ketahui :

  1. Logo merk yang tercetak salah atau tak mirip dengan aslinya
  2. Biasanya, charger palsu terlihat lebih mengkilap agar menarik calon pembeli
  3. Tidak bekerja sesuai yang tertera di box/wadah charger. Contohnya dibox tertulis daya output 2A tapi sebenarnya tidak. Untuk mengecek daya output charger, bisa dengan menggunakan aplikasi Ampere.
  4. Label sertifikasi palsu. Cek label sertifikasi seperti barcode apakah asli atau palsu.
  5. Packaging yang buruk. Wadah tidak aman untuk melindungi charger. Kualitas box mudah diketahui jika charger palsu. Biasanya box dilabeli teks-teks yang mencolok.
  6. Tidak memiliki tanda bukti sertifikasi pemilik brand charger
  7. Kualitas build charger yang buruk. Terbuat dari plastik yang serasa murahan.
  8. Kabel USB yang longgar dan lemah dan ujung colokan USB yang tidak cocok dengan port USB smartphone
  9. Beli di toko online dengan penjual asal-asalan. Tips membeli charger di toko online adalah membeli ke official storenya pemilik charger tersebut. 
  10. Harga yang murah. Seringkali ini menjadi alasan utama ketika kita membeli charger. Padahal harga yang murah tak selalu menjamin kualitas yang bagus. Malah charger yang murah tersebut dapat membawa dampak negatif pada smartphone kamu yang dapat membuat smartphone rusak dan malah mengeluarkan uang banyak untuk memperbaikinya.



Bonus tips : Ketika membeli charger di gerai toko, selalu bawa charger bawaan agar kamu dapat membandingkan dengan Charger yang akan kamu beli.